Cara Mengetahui Madu Asli atau Palsu

Draplan.com - Seperti yang sudah kita ketahui bahwa madu sangat berkhasiat untuk kesehatan. Dikarenakan madu mengandung berbagai macam jenis vitamin, mineral, enzim, antioksidan dan antibakteri.

Namun sangat di sayangkan, banyaknya oknum yang menjual madu dan mengolah madu dengan cara cara yang licik yaitu dengan mencampur madu asli dengan bahan bahan lain. Dengan begitu tidak semua madu yang dijual di pasaran benar-benar murni 100 persen.

Ada beberapa zat yang dicampurkan seperti glukosa, dekstrosa, molasses, sirop gula, invert sugar, sirop jagung, pati, tepung dan sebagainya. Bagi kita yang awam, tentunya memang cukup sulit untuk melihat dan membedakan mana madu asli tanpa campuran dan mana madu palsu yang telah dicampurkan.

Nah untuk itu, bagi kamu yang belum paham untuk mengetahui madu asli atau madu palsu. Berikut draolan akan kasih tipsnya, silahkan kamu simak ulasan di bawah ini:


1. Kenali rasa dan warna pada madunya
Mengenai intensitas rasa, madu memang memiliki rasa dan warna yang berbeda-beda tergantung bunga yang diambil nektarnya oleh si Lebah. Untuk mengetahui madu murni atau tidak, kamu perlu kenali rasa dan warna pada madunya.
Madu asli memiliki rasa yang khas dan tidak terlalu manis. Sedangkan madu palsu akan terasa lebih manis.

Selain itu madu murni berwarna coklat keemasan dan tampak keruh, karena mengandung pollen dan kadang-kadang terdapat bagian tubuh lebah. Berbeda dengan madu palsu yang tampak bersih. Tapi tidak semua madu yang jernih dikatakan palsu.

2. Madu asli tidak membeku saat dimasukkan ke dalam freezer
Salah satu jenis madu yang banyak dikonsumsi ialah jenis madu hutan. Madu hutan berasal dari jenis lebah Apis Dorsata, yang hidup bebas di hutan. Mereka berukuran lebih besar dari lebah ternak.

Nah, Untuk menentukan apakah madu yang kamu beli asli atau tidak, salah satu caranya bisa dilakukan dengan memasukkan madu ke dalam freezer selama semalaman. Jika hasilnya madu hanya mengental, berarti madu tersebut asli.

Namun sebaliknya, apabila madunya membeku bisa dikatakan palsu dan memiliki kandungan air atau campuran gula yang cukup banyak.

3. Mencelupkan dan menggosok madu dengan kedua jari
Sebenarnya madu memiliki banyak jenisnya. Membedakan madu asli dan madu palsu sangat penting. Sebab kini semakin banyak madu yang tidak murni 100 persen.

Ciri-ciri mana madu asli dan yang palsu juga sangat jelas. Kamu bisa mengetes madu asli dengan mencelupkan ujung jari ke dalamnya, lalu gosoklah menggunakan dua jari.

Madu asli tidak akan lengket di tangan, justru akan meleleh dengan sendirinya dari jari. Berbeda dengan madu palsu yang agak lengket karena mengandung pemanis dan bahan tambahan.

4. Memanaskan madu dalam waktu singkat
Madu palsu juga disebut dengan madu tidak murni atau tiruan.
Madu palsu adalah madu yang telah ditambahkan glukosa, dekstrosa, molase, sirup gula, gula invert, tepung, sirup jagung, atau produk sejenis lainnya. Mungkin anda pernah memanaskan madu”

Ketika madu murni dipanaskan maka akan cepat larut dan bereaksi dengan karamelisasi dalam waktu yang singkat dan tidak berbusa.

Namun apabila madu berbuih dan gelembung, itu menandakan madu tersebut palsu yang mengandung tambahan air dan pemanis buatan.

5. Memasukkan tetesan madu ke dalam gelas berisi air putih
Ciri-ciri madu asli selanjutnya ialah dengan mencampurkannya ke dalam gelas berisi air putih.

Ketika madu asli dimasukan ke dalam air, maka akan tetap mengental dan tidak larut di dasar air. Lain halnya dengan madu palsu yang mudah menyatu usai diaduk.

Sebab madu palsu umumnya sudah dioplos dengan air dan berbagai campuran bahan pemanis seperti sirup maupun gula.


Demikian ulasan diatas tentang cara mengetahui madu asli atau palsu. Dengan mengetahui 5 ragam cara madu asli atau palsu tersebut, maka jangan biarkan anggota keluargamu mengonsumsi madu palsu. Cukup sekian tips dari draplan, semoga bermanfaat yah guys”...!!!

Hendra Hermawan Hidup ini bukan hanya untuk mencari yang terbaik namun lebih kepada menerima kenyataan

0 Response to "Cara Mengetahui Madu Asli atau Palsu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel